{"id":4351,"date":"2019-06-20T14:25:36","date_gmt":"2019-06-20T14:25:36","guid":{"rendered":"https:\/\/charcoalmachines.com\/?p=4351"},"modified":"2024-03-29T16:29:04","modified_gmt":"2024-03-29T08:29:04","slug":"how-to-operate-the-self-ignition-carbonization-furnace-correctly","status":"publish","type":"info","link":"https:\/\/charcoalmachines.com\/id\/how-to-operate-the-self-ignition-carbonization-furnace-correctly\/","title":{"rendered":"Bagaimana cara mengoperasikan furnace karbonisasi self-ignition dengan benar?"},"content":{"rendered":"<p class=\"translation-block\">Sebelum menggunakan furnace karbonisasi, harus terlebih dahulu menyalakan kipas, mengarahkannya ke udara luar untuk keluarnya asap, memudahkan pengapian furnace. Setelah titik pengapian furnace terbakar, kita harus menutup pintu lubang pengapian dan menutup rapat celah dengan lumpur untuk mencegah masuknya oksigen ke dalam  mesin karbonisasi  . Motor kipas akan bekerja sekitar 8 jam, matikan kipas setelah karbonisasi. Furnace didinginkan selama satu setengah hingga dua hari, satu hari adalah 24 jam. Pekerjaan karbonisasi pada furnace self-ignition secara umum bisa dilakukan dalam 3 hari.<\/p>    <figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full wp-image-3196\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"405\" height=\"540\" src=\"https:\/\/charcoalmachines.com\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/IMG_20170512_081802.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3196\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">furnace arang<\/figcaption><\/figure>    <h2 class=\"wp-block-heading\"><strong><b>Operasi penyalaan sendiri<\/b><\/strong><strong><b>&nbsp;furnace karbonisasi<\/b><\/strong><strong><b>:<\/b><\/strong><\/h2>    <p class=\"translation-block\">Pertama, masukkan ranting atau pini kay<strong><b>\u00a0<\/b><\/strong> ke dalam furnace. Saat memasukkan tongkat kayu (atau <a href=\"https:\/\/charcoalmachines.com\/id\/sawdust-briquette-machine\/\"><strong><b>pini kay<\/b><\/strong><\/a>), sebaiknya menggunakan bingkai besi dan ditempatkan secara vertikal di dalam furnace. lalu segelnya di sekitar pintu furnace karbonisasi. Nyalakan lubang pengapian setelah menutup pintu. Terdapat dua lubang pengapian pada <a href=\"https:\/\/charcoalmachines.com\/id\/vertical-carbonization-furnace\/\"><strong><b>furnace karbonisasi vertikal<\/b><\/strong><\/a>, dan 2 kg arang dinyalakan di masing-masing lubang, lalu kipas dinyalakan. Setelah lima menit, kedua lubang pengapian ditutup. Tunggu empat jam lagi dan lalu matikan. Periksa apakah ada kebocoran udara di sekitar port pengapian arang. Jika ada, kita harus menemukan cara untuk menutupnya.<\/p>    <figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full wp-image-3199\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"720\" height=\"540\" src=\"https:\/\/charcoalmachines.com\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/IMG_20170512_081858-1.jpg\" alt=\"furnace karbonisasi otomatis\" class=\"wp-image-3199\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">furnace karbonisasi otomatis<\/figcaption><\/figure>    <h2 class=\"wp-block-heading\"><strong><b>Mesin pembuatan arang yang bagus untuk dijual<\/b><\/strong><\/h2>    <p class=\"translation-block\">Jika tidak ada kebocoran udara pada furnace karbonisasi, lanjutkan membuka kipas. Pada saat ini, bagian atas  furnace karbonisasi  sudah memiliki suhu, yang bisa diraba dengan tangan. Dengan cara ini, periksa setiap tiga atau empat jam secara berkala. Jika ada kebocoran udara, seharusnya ditutup. Hingga  suhu karbonisasi  mencapai bagian bawah furnace karbonisasi tempat tongkat diletakkan. Kemudian amati gas buang furnace karbonisasi. Jika asapnya biru dan jernih, kipas dapat dihentikan, yang menandakan bahwa batang kayu (atau pini kay) di dalam furnace telah terkarbonisasi.<\/p>    <figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full wp-image-4353\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"782\" height=\"540\" src=\"https:\/\/charcoalmachines.com\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/charcoal-sticks.jpg\" alt=\"tongkat arang\" class=\"wp-image-4353\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">tongkat arang<\/figcaption><\/figure>    <p class=\"translation-block\">Kemudian tutup cerobongnya (tidak ada udara yang boleh masuk), dan kemudian periksa apakah ada kebocoran udara di sekitar pintu pengapian. Kuncinya adalah mencegah kebocoran udara (perhatikan jika ada kebocoran, arang di dalam furnace bisa terbakar menjadi abu). Ketika <a href=\"https:\/\/charcoalmachines.com\/id\/vertical-carbonization-furnace\/\"><strong><b>mesin karbonisasi<\/b><\/strong><\/a> didinginkan sekitar 20 jam, ketika tidak ada suhu di permukaan furnace dan suhu internal furnace 60 derajat, arang dapat dilepaskan. Karbonisasi selama 6 jam, ditambah waktu pra-pemanasan dan pendinginan untuk total 30 jam. <strong><b>furnace karbonisasi otomatis<\/b><\/strong> dapat menghasilkan 1,5 ton hingga 1,8 ton arang untuk setiap karbonisasi.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Before using the carbonization furnace, should first open the fan, to the outside air exhaust, easy to ignition of the furnace.&nbsp;After the ignition point of the carbonization furnace catches fire, we should close the door of the ignition hole and seal the gap with mud to prevent oxygen from entering the carbonization machine. The motor [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4353,"parent":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","template":"","meta":[],"tags":[23,6,52],"info-type":[2],"class_list":["post-4351","info","type-info","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","tag-carbonization-furnace","tag-charcoal-machine","tag-charcoal-making-machine","info-type-faq"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/charcoalmachines.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/info\/4351","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/charcoalmachines.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/info"}],"about":[{"href":"https:\/\/charcoalmachines.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/info"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/charcoalmachines.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/charcoalmachines.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4351"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/charcoalmachines.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4353"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/charcoalmachines.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4351"}],"wp:term":[{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/charcoalmachines.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4351"},{"taxonomy":"info-type","embeddable":true,"href":"https:\/\/charcoalmachines.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/info-type?post=4351"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}