Bagi produsen arang, arang bambu dan arang adalah dua produk arang yang sangat umum dan juga sangat populer di pasaran. Dalam kehidupan kita, arang umumnya digunakan untuk barbekyu. Arang tidak berasap dan tahan terbakar. Tetapi arang bambu digunakan untuk dekorasi furnitur. Mengapa demikian? Apa perbedaan antara arang dan arang bambu? Produsen mesin arang Shuliy akan menjawab pertanyaan Anda di sini.

Bagaimana arang dibuat?

Arang adalah bahan bakar padat berpori berwarna coklat tua atau hitam yang tersisa setelah kayu atau bahan baku biomassa lainnya dibakar secara tidak sempurna dalam tungku karbonisasi dan kiln tanah, atau dipirolisis dalam kondisi terisolasi dari udara. Arang adalah karbon amorf yang mempertahankan struktur asli kayu dan residu ter di dalam pori-pori.

Banyak produsen arang akan memilih lini produksi arang kompak untuk membuat arang dalam skala besar. Selain digunakan sebagai bahan bakar rumah tangga, arang juga dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk peleburan logam, industri makanan dan ringan, agen pereduksi untuk peleburan tanur listrik, dan agen penutup untuk melindungi logam dari oksidasi selama pemurnian logam. Penggunaan arang sangat luas.

mesin pembuat arang
mesin pembuat arang

Bagaimana arang bambu dibuat?

Setelah pirolisis bahan bambu pada suhu tinggi dalam peralatan karbonisasi, arang bambu diperoleh. Masker berpotongan silang mengkilat, permukaan halus tanpa retak dan kerutan, serta strukturnya sangat padat. Saat dipukul atau dijatuhkan, arang bambu tidak mudah pecah dan pecah, serta mengeluarkan suara logam yang tajam dan tajam.

Komposisi unsur arang bambu merupakan salah satu dasar sifat arang bambu. Ini termasuk karbon, hidrogen, oksigen dan unsur-unsur lain serta abu. Abu merupakan campuran berbagai zat anorganik yang tersisa setelah arang bambu terbakar sempurna dalam kondisi oksidasi suhu tinggi. Kandungan komposisi unsur arang bambu ditentukan oleh suhu karbonisasi maksimum.

Perbedaan utama antara arang dan arang bambu

  1. Organisasi berbeda

Batang bambu berlubang dan diikat. Karena tidak ada lapisan pada jaringan ikat tabung, maka bambu tidak akan menebal, melainkan akan tumbuh ke atas dari ruas-ruasnya. Berdasarkan hasil penelitian, bambu tumbuh 120 cm sehari saat tumbuh paling cepat. Jaringan luar bambu padat.

Setelah perlakuan karbonisasi dan aktivasi suhu tinggi, nilai luas permukaan spesifik (BET) arang bambu telah meningkat secara signifikan, sekitar tiga kali lipat dari arang, dan kapasitas adsorpsinya terhadap gas pelarut organik yang mudah menguap (VOC) menjadi kuat.

  1. Fungsi yang berbeda.

Kandungan karbon pada arang bisa mencapai sekitar 87% -93%, sehingga dapat digunakan sebagai bahan bakar yang baik; kandungan karbon arang bambu sekitar 75% -86%, sehingga tidak cocok sebagai bahan karbon jenis bahan bakar. Arang bambu memiliki daya serap, penyaringan, dan pemblokiran gelombang elektromagnetik yang kuat.